"Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati." ( Ayub 5:2 )
Setiap orang pernah terluka. Ada luka karena perkataan yang tajam, pengkhianatan dari orang yang dipercaya, penolakan, atau perlakuan yang tidak adil. Luka-luka itu sering kali tidak terlihat oleh mata, tetapi sangat nyata dirasakan oleh hati. Ironisnya, bukan luka itu sendiri yang paling menghancurkan, melainkan ketika kita memilih menyimpannya.