Jayapura, Papua – Pelayanan pemuridan bagi generasi muda perbatasan RI–PNG terus dilakukan oleh Tim Pelayanan Lintas Batas Pelita Papua melalui kunjungan rutin ke Lapas Narkotika Doyo Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Pelayanan ini berawal dari misi penginjilan yang dilakukan di Dusun Kufu, Kampung Sangke, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom.
Dusun yang berada di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini (PNG) ini dihuni oleh masyarakat Suku Nyau, khususnya Marga Siuma, yang merupakan salah satu suku besar dalam wilayah adat Tabi.
Dalam perjalanan pelayanan sejak tahun 2021, tim penginjilan mendengar kabar penangkapan sejumlah pemuda di wilayah Skopro yang terlibat dalam kasus narkoba. Dari para pemuda yang ditangkap tersebut, empat orang diketahui berasal dari keluarga yang sebelumnya telah dijangkau melalui pelayanan penginjilan di Dusun Kufu.
Melihat kondisi tersebut, tim Pelita Papua terus mendoakan dan mencari kesempatan untuk menjangkau mereka. Atas anugerah Tuhan, pada tanggal 26 Februari 2024, tim berhasil membangun kontak awal dengan keempat pemuda tersebut di dalam Lapas Narkotika Doyo Baru Sentani.
Pertemuan tersebut menjadi awal dari pelayanan pemuridan yang kemudian disepakati untuk dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu. Melalui pembelajaran Alkitab, doa, dan pendampingan rohani, para pemuda ini dibimbing untuk mengenal Kristus dan mengalami perubahan hidup yang sejati.
Pelayanan ini menjadi kesaksian bahwa kasih Tuhan mampu menjangkau setiap orang, termasuk mereka yang sedang menjalani masa hukuman. Dari balik jeruji penjara, Tuhan tetap bekerja memulihkan dan mempersiapkan generasi muda perbatasan untuk masa depan yang lebih baik.
"Apa yang sulit dijangkau manusia, Tuhan sanggup menjangkaunya dengan cara-Nya sendiri."