Suasana Diskusi dan Diakhiri Dengan Doa Bersama Pemilik Tempat  Lokasi Di backroad Vanimo PNG
Suasana Diskusi dan Diakhiri Dengan Doa Bersama Pemilik Tempat Lokasi Di backroad Vanimo PNG
Featured

Dari Jayapura Ke Vanimo : Langkah Baru Tim Misi Lintas Batas Cahaya Pelita Papua

Vanimo, Papua New Guinea — 5 September 2025. Setelah melalui proses doa, penjajakan, komunikasi, dan beberapa kali perjalanan lintas batas sejak 2021, Tim Misi Lintas Batas Cahaya Pelita Papua akhirnya mengambil langkah nyata untuk memulai perintisan pelayanan di Vanimo, Papua New Guinea.

Pada Sabtu, 5 September 2025, perjalanan dilakukan melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw menuju Vanimo. Perjalanan ini menjadi perjalanan lintas batas yang kelima dan sekaligus menjadi salah satu momentum penting dalam proses perintisan pelayanan yang selama ini dilakukan secara bertahap.

Setibanya di Vanimo, tim bertemu dengan Aprilia Kelly, koordinator/program manager pelayanan di Vanimo, sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan Backroad, di arah timur Vanimo. Di lokasi tersebut berlangsung pertemuan dengan keluarga pemilik lahan yang bersedia menyediakan lokasi bagi pengembangan pelayanan.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit, disepakati sejumlah dukungan penting, termasuk penyediaan lokasi pembangunan, bantuan dalam proses pembangunan, serta dukungan untuk menghubungkan pelayanan dengan pemerintah setempat.

Pemilik lokasi juga memiliki pengalaman dalam pembangunan beberapa sekolah di Vanimo. Karena itu, kehadirannya diharapkan dapat membantu proses awal pembangunan sekaligus menjadi penghubung dalam urusan pertanahan, pendidikan, dan komunikasi dengan pemerintah.

Langkah pertama pelayanan direncanakan melalui Early Childhood Education (ECE) atau pendidikan anak usia dini. Bagi Tim Misi Lintas Batas Cahaya Pelita Papua, pembangunan ECE bukan sekadar pembangunan sebuah gedung pendidikan. Ini merupakan langkah awal untuk mempersiapkan generasi baru Vanimo.

Jika Tuhan membuka jalan, pembangunan akan dimulai pada tahun ini dan pelayanan ECE diharapkan dapat mulai menjangkau anak-anak pada tahun 2027. Dari ECE, visi pelayanan diarahkan untuk berkembang secara bertahap menuju SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

“Setiap perjalanan besar selalu dimulai dengan satu langkah,” menjadi semangat dalam perjalanan ini. Dari sebuah lokasi di Backroad, tim berharap lahir sebuah pelayanan yang dalam 10–20 tahun ke depan dapat menghasilkan generasi yang menjadi berkat bagi Vanimo, Papua New Guinea, dan kawasan Pasifik.

Bagi Tim Misi Lintas Batas Cahaya Pelita Papua, perjalanan melalui Skouw menuju Vanimo bukan sekadar perjalanan melintasi batas negara. Ini adalah langkah iman untuk membangun pelayanan lintas batas bagi generasi masa depan. Dari perbatasan, sebuah pelayanan mulai dibangun. Dari seorang anak, sebuah generasi dipersiapkan.

Related Articles

Free Joomla templates by Ltheme